Satu Kalimat Untuk Ayah Ibu Tercinta

Satu Kalimat Untuk Ayah Ibu Tercinta,- Berbicara tentang cinta, pasti semua orang merasakan cinta. Apa itu cinta kepada lawan jenisnya, orang tuanya, barang kesayangannya, dan lain sebagainya. Sudah banyak sekali definisi dan pemahaman apa itu cinta. Mulai dari terbitnya buku-buku tentang cinta. 

Satu Kalimat Untuk Ayah Ibu Tercinta

Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi kisah cinta yang saya alami selama ini bahkan masih saya rasakan sampai sekarang dan rasa cinta yang ada dalam diri mereka tidak akan pernah hilang walaupun diterpa badai sebesar apapun. Hehehe

Ayah dan Ibu adalah panggilan yang sangat sederhana untuk kedua orang tua kita. Semua orang pasti memiliki panggilan yang berbeda-beda untuk kedua orang tuanya. Kalau saya pribadi memanggil ibu dan ayah saya dengan panggilan “ Umak” untuk ibu dan “Bapak” untuk Ayah. Karena panggilan ini sudah bawaan dari desa saya dulu. Maklum dari desa :D. Mungkin yang sedang membaca tulisan sederhana saya ini memiliki panggilan yang berbeda untuk kedua orang tuanya. Bahkan kadang orang tua kita memiliki panggilan khusus kepada kita sebagai tanda cinta dan kasih sayangnya kepada anak-anaknya.

Pernahkah teman-teman netter dimarahi atau diomeli bahkan dipukul oleh orang tua kita ? Prediksi saya pasti semua orang pernah merasakannya. Tapi, kita kadang belum menyadari bahwa itu merupakan salah satu tanda cinta dan kasih sayang yang diperlihatkan kepada kita. Coba bayangkan jika orang tua kita tidak pernah marah, tidak pernah memperhatikan kita. Ketika kita melakukan kesalahan dibiarkan, dicuekin bahkan seperti tidak dianggap. Kalau saya pribadi tidak mau yang seperti itu. Harus kita sadari bahwa banyak bentuk, macam dan cara yang dilakukan setiap orang tua untuk menyayangi, mencintai dan memperhatikan anak-anaknya. 

Saya sendiri mempunyai orang tua yang sangat saya cintai. Saya dulu terkenal bandel dan nakal. Yang namanya omelan, kemarahan, bahkan kadang pukulan sudah pernah saya rasakan. Bahkan bisa dikatakan dalam satu minggu itu kalau tidak terkena omelan kayaknya kurang afdol gitu. Jadi, udah kayak santapan setiap minggu. Hehehe 

Dulu saya memang belum menyadari akan semua itu. Saya hanya membayangkan bahwa setiap kali orang tua saya marah, mereka membenci saya. Sedikit-sedikit dimarahin, diomelin. Seakan-akan tiada hari tanpa omelan dan kata marah. Tapi, setelah merenung, memahami dan mendalami arti sebuah kehidupan. Sebenarnya semua yang dilakukan setiap orang tua kita adalah wujud cinta dan kasih sayang mereka kepada anak-anaknya. 

Kita bisa menyelesaikan pendidikan sekolah mulai dari SD, SMP, SMA, bahkan PT (Perguruan Tinggi). Orang tua kita masih mau mencarikan nafkah untuk biaya pendidikan dan kebutuhan keluarga kita, dan hal-hal yang mungkin netter rasakan ketika bersama orang tua. Ini merupakan salah satu bukti yang sebenarnya kadang tidak kita sadari akan kecintaan dan kasih sayang orang tua kita saat ini. 

Semarah-marahnya orang tua terhadap anaknya, masih ada cinta yang tertanam dalam diri mereka. Senakal-nakalnya kita, mereka tetap men-do’a-kan untuk kesuksesan kita. Mungkin kita belum sadar bahwa kesuksesan kita saat ini berkat do’a ayah ibu kita. Sebesar apapun masalah yang kita alami dan hadapi, orang tua kita selalu ada di samping kita.  

Saya pribadi kadang ingin menangis atas apa-apa yang pernah saya lakukan kepada orang tua. Saya selalu membuat orang tua marah dan kesal. Tapi, mereka tanpa meminta imbalan apapun rela memberikan semuanya kepada kita lahir dan batin demi kebahagiaan anak-anaknya. 

Teman-teman netter sekalian, ayah ibu kita tidak mengharapkan hal yang banyak kepada kita. Dengan menjadi anak yang alim, sholeh, taat beragama dan selalu tersenyum bahagia itu sudah cukup untuk mereka. Senyum anak adalah senyum orang tua. Tangis anak adalah tangis orang tua. 

Ucapan terima kasih yang sangat mendalam untuk ayah ibu saya yang jauh di sana. Terima kasih atas bimbingan dan nasehat yang telah diberikan selama ini. Satu Kalimat Untuk Ayah Ibu Tercinta “I LOVE YOU AYAH DAN BUNDA”. 

"Blogpost ini diikutsertakan dalam Lomba Blog CIMONERS”