5 Alasan kenapa sekarang adalah waktu yang tepat untuk bergabung di Bisnis PayTren




Info Lengkap, Silahkan Langsung Konfirmasi via WhatsApp

085743466026

Agar Lebih Mudah Pendaftaran & Bimbingan


Aku Pengagum-Mu, Sang Bulan

Aku Pengagum-Mu, Sang Bulan,- Sebuah kata-kata yang terukir oleh titisan dan goresan sebuah pena seorang penuntut ilmu. Kata bukan sekedar kata, makna bukan sekedar makna, tapi hati berbicara dan pena menggerakkan jari-jari tangan untuk merangkai kata-kata.

Aku Pengagum-Mu, Sang Bulan

" AKU PENGAGUM-MU, SANG BULAN "


Hari itu, saat pertama itu
Rasa biasa tak ada beda
Bercanda, tertawa, yaaa hanya biasa ...
Layaknya sekumpulan anak kecil yang sedang bersenang-senang

Waktu demi waktu berlaluPagi bersama,siang bersama, bahkan melantunkan ayat-ayat AllahSaat itu tertawa mulai terasa berbeda, Ntah mengapa tawa ini mulai memakai rasaRasa yang mulai menggetarkan hati ini

Iya kamu, Sang Bulan
Layaknya bulan di malam hari
Senyum, malunya, menenangkan...

Tuhan... Akankah ayat cinta telah bergetar ? Tuhan... Apa arti getaran ini ?Terasa tak lengkap jika nada ini tak sertakan namamu. Setiap hari disatukan dengan tawa

Saat itu, semoga kau mengenang ini
Semoga Tuhan memberimu jalan indah
iyaa... engkau wahai Sang Bulan-Ku
Penyejuk setiap waktu dikala letihku

Senyum itu, membuat satu titik rindu dihatiku. Senyum itu, membuatku ingin mengulang di hari nantiMata itu, lirikan dan senyum sipu malunya... ya sangat menggugah dikala senja

Duhai wanita sholelah, terbuat dari apa senyum simpul malumu itu ? 
Diammu membuat sejuta tanya di benakku.

Mulut tak dapat berkata apa-apa, tapi hati selalu berdoaSemoga Tuhan tetap terngiang dibenakmu dan rasa ini hanya segelas butiran yang mengangumimu.Semoga Tuhan akan mengerti dan menuntun kita di satu jalan yang sama dalam mencapai ridhonya.

Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan mengapresiasi kata-kata yang tak mengerti apa makna di balik kata-kata ini. Aku Pengagum-Mu, Sang Bulan. ^_^

Aku dan Usia-Ku

Aku dan Usia-Ku,- Roda selalu berputar, zaman semakin berkembang, usia akan selelu bertambah, warna rambut akan berubah dan kulit akan mulai keriput. Mungkin sekarang kita belum merasakan itu, terutama saya pribadi yang usia masih bisa dibilang muda. Di usia 23 ini kadang saya merenung dan berpikir. Kita sudah sering mendengar "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain". Banyak pertanyaan yang kadang melekat dalam benak kepala kecilku ini.


Sudahkah diriku memberikan manfaat kepada orang lain ?
Sudah seberapa besar ku memanfaatkan usia-ku sekarang?
Apakah usia yang ku miliki sekarang malah ku sia-siakan tanpa memberikan sesuatu ?
Sudah benarkah sholatku ?
Sudah benarkah Ibadahku ?
Sudah benarkah Belajarku ?
Sudah benarkah Do'aku ?
Dan lain sebagainya

Saya kadang "iri" dengan orang-orang yang sudah sukses. Mereka sudah mampu memberikan manfaat hidupnya untuk orang lain. Mulai dari tenaga, pikiran, perasaan, keringat bahkan materi sekalipun. Banyak sekali cita-cita, impian, keinginan yang ingin digapai. Mulai dari impian terkecil sampai terbesar.  Tapi, dengan semangat, kerja keras, optimis, sabar, syukur, ibadah, do'a, istiqomah dan tawaqal Insya Allah saya dapat menjadi bagian dari orang-orang yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain. 

"Memang sangat diperlukan keberanian untuk melangkah maju ke depan. Namun Bagaimana berani maju kalau kita tetap diam di tempat"

Pengalaman KKN 2014 yang kemarin saya laksanakan di Desa Kaliabu RW 14 Yogyakarta sangat luar biasa. Banyak pelajaran yang dapat saya ambil dan petik hikmahnya untuk masa depan hidup nantinya. Memang tidak banyak hal yang dapat saya berikan kepada masyarakat di desa Kaliabu RW 14, tapi setidaknya saya sudah berani melangkah maju ke depan menuju masa depan.

Saya bersama teman-teman team KKN yang berjumlah 23 orang mengadakan kegiatan dan acara kemasyarakatan yang lumayan memberikan kesan baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan tema "Pengembangan Bank Sampah Menuju Kampung Hijau", mulai dari kegiatan penghijauan, pemanfaat sampah-sampah menjadi kerajinan, penyuluhan kesehatan, training motivasi, sekolah Ramadhan dan banyak lagi yang lainnya. 

Ini menjadi pelajaran sangat berharga bagi kami para mahasiswa terutama saya pribadi. Setidaknya saya sudah dapat memberikan tetesan keringat yang bermanfaat untuk orang lain. Walaupun di sana-sini masih banyak kekurangan. Tapi, rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat kepada saya dan teman-teman sehingga kami mendapatkan banyak pelajaran untuk hidup dan memahami arti sebuah kehidupan.  

Sahabat sukses sekalian, Hidup tidak ada yang dapat mengetahui kapan kita akan dipanggil oleh Sang Maha Pencipta.

 "Setiap manusia/insan akan mengalami maut/mati". 

Mari kita gunakan dan manfaatkan waktu kita dengan sebaik mungkin. Tidak ada waktu yang tidak dipertanggung jawabkan. Semua waktu yang telah kita lalui mulai dari mili detik, detik, menit, jam, hari, bulan bahkan tahun dan abad akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Sang Maha Pencipta " Allah SWT ". Wallahu alam ... 

Semoga artikel Aku dan Usia-Ku ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua. Silahkan membaca coretan-coretan yang lain dan terima kasih sudah berkunjung ke Bengkel Sukses. 

Serah Terima Sertifikat Syariah Halal PayTren dr MUI




Info Lengkap, Silahkan Langsung Konfirmasi via WhatsApp

085743466026

Agar Lebih Mudah Pendaftaran & Bimbingan